hujan,
tadi malam hujan..
tak banyak, hanya beberapa..
tapi lebih dari cukup untuk membasahi jejak yang hampir mengering..
dan aku kembali menghardik langit..
panjatkan gugatan tanpa berharap jawaban..
karena aku dan langit tak sedang saling sapa..
guratan di lengan adalah pintu..
menuju awal atau akhir..
tapi bukan soal menang kalah..
semua soal di mana kaki berpijak..
ah,tolol..
bagaimana hendak beranjak jika kaki melesak terlalu dalam??
sh147,tentang aku,langit,dan permata biru kehijauan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment